"Singapura tidak punya minyak, tapi dia bisa impor ke Republik Indonesia 60 persen. Ini saya nggak ngerti teorinya dari mana," kata Bahlil di Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Meski terdengar kontradiktif, ada alasan kuat mengapa Singapura menjadi pusat perdagangan minyak yang dominan, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi banyak negara di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.
Untuk diketahui, Singapura merupakan salah satu pusat perdagangan minyak terbesar di dunia dengan infrastruktur perdagangan energi yang sangat maju, sehingga menjadi pusat distribusi energi (Energy Hub) di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.
Singapura juga memiliki sejumlah fasilitas kilang dan penyimpanan minyak modern. Salah satu fasilitas utama Singapura adalah kilang minyak Royal Dutch Shell di Pulau Bukom, dengan kapasitas produksi mencapai 458.000 barel per hari.
Selain itu, kawasan Pulau Jurong juga menjadi lokasi strategis dengan fasilitas kilang dan penyimpanan minyak yang dikelola oleh perusahaan besar seperti ExxonMobil dan Chevron.
Kilang ini berfungsi sebagai pusat pengolahan minyak mentah menjadi BBM yang siap diekspor ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kata Kunci : Alasan mengapa Indonesia mengimpor minyak dari Singapura
10 Jul 2025, 19:17 WIB
03 Jul 2025, 14:31 WIB
Teknologi
30 Mei 2025, 0:30 WIB
Internasional
24 Feb 2025, 0:22 WIB
Liputan Khusus
13 Jan 2025, 15:49 WIB
Minyak dan Gas
12 Jan 2025, 23:31 WIB
Nasional
10 Jan 2025, 19:16 WIB
Ulasan
18 Des 2024, 13:38 WIB
Energi
18 Des 2024, 10:16 WIB
Internasional
16 Des 2024, 12:58 WIB
Nasional
13 Des 2024, 10:28 WIB
Lingkungan
12 Des 2024, 10:49 WIB
Energi
11 Des 2024, 11:12 WIB
Nasional
09 Des 2024, 13:08 WIB
Energi
05 Des 2024, 10:41 WIB
Nasional
04 Des 2024, 10:54 WIB
Nasional
03 Des 2024, 12:23 WIB
Internasional
02 Des 2024, 13:56 WIB
Nasional
26 Nov 2024, 10:29 WIB
Nasional
25 Nov 2024, 13:23 WIB
Nasional
25 Nov 2024, 10:11 WIB
Energi
21 Nov 2024, 10:24 WIB