Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Penasihat Khusus Presiden urusan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut bahwa impor minyak Rusia bisa menjadi opsi strategis jika secara hitungan ekonomi memberikan manfaat bagi Indonesia.
Sebagai anggota penuh BRICS, Luhut menilai bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas kerja sama ekonomi, termasuk di sektor energi. Namun, status ini juga membawa tantangan, terutama di tengah ketidakpastian global.
Ia menyoroti dampak geopolitik seperti krisis energi di Uni Eropa akibat Rusia menyetop pasokan gas, ketidakpastian ekonomi di China, hingga potensi kebijakan proteksionis Amerika Serikat di bawah Donald Trump yang berencana menaikkan tarif barang dari China.
"Kombinasi berbagai masalah global ini harus dicermati dengan baik. DEN memiliki tugas memberikan masukan strategis kepada presiden untuk memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kepentingan nasional," jelas Luhut.
Potensi Keuntungan
Selama ini, Indonesia mengimpor minyak dari berbagai negara, dengan negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Nigeria sebagai pemasok utama.
Kata Kunci : Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia
10 Jul 2025, 19:17 WIB
03 Jul 2025, 14:31 WIB
Teknologi
30 Mei 2025, 0:30 WIB
Internasional
24 Feb 2025, 0:22 WIB
Liputan Khusus
13 Jan 2025, 15:49 WIB
Minyak dan Gas
12 Jan 2025, 23:31 WIB
Nasional
10 Jan 2025, 19:16 WIB
Ulasan
18 Des 2024, 13:38 WIB
Energi
18 Des 2024, 10:16 WIB
Internasional
16 Des 2024, 12:58 WIB
Nasional
13 Des 2024, 10:28 WIB
Lingkungan
12 Des 2024, 10:49 WIB
Energi
11 Des 2024, 11:12 WIB
Nasional
09 Des 2024, 13:08 WIB
Energi
05 Des 2024, 10:41 WIB
Nasional
04 Des 2024, 10:54 WIB
Nasional
03 Des 2024, 12:23 WIB
Internasional
02 Des 2024, 13:56 WIB
Nasional
26 Nov 2024, 10:29 WIB
Nasional
25 Nov 2024, 13:23 WIB
Nasional
25 Nov 2024, 10:11 WIB
Energi
21 Nov 2024, 10:24 WIB