Fashion Brand Season Sale
Fashion Brand Season Sale
Home
»
Energi
»
Detail Berita


Salurkan Energi Bersih, Komitmen PLN Dukung Transisi Energi Hijau untuk Masa Depan Indonesia

Foto: Ilustrasi proyek panel surya hemat energi (Sumber: Freepik)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Wartatambang.com -- Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat dunia mengatasi krisis pemanasan global, transisi menuju energi bersih menjadi tuntutan yang kian mendesak, terutama berkaitan dengan upaya menyelamatkan bumi di masa depan dan menjaga keberlangsungan ekosistem makhluk hidup.

Pemansan global (global warming) adalah fenomena peningkatan suhu rata-rata di permukaan bumi, atmosfer, laut, dan daratan secara bertahap. Krisis ini disebabkan oleh meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer yang terjadi sejak awal Revolusi Industri.

Sementara transisi energi adalah proses merubah penggunaan sumber energi berbasis fosil dan tidak ramah lingkungan menjadi penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan seperti panel surya, air, panas bumi, dan angin.

Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan kekayaan alam yang melimpah, memiliki potensi luar biasa untuk turut serta mengatasi krisis yang telah menjadi kekhawatiran global sejak beberapa dasawarsa terakhir ini. Salah satunya dengan menghasilkan energi ramah lingkungan yang berasal dari sumber-sumber energi baru dan terbarukan (EBT).

Pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali tahun 2022, transisi energi menjadi salah satu prioritas yang menghasilkan kesepakatan sebagaimana tertuang dalam dokumen Deklarasi Pemimpin G20.

Dalam deklarasi tersebut dinyatakan pentingnya mencapai net zero emission atau nol emisi karbon pada 2060 dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 7 (Energi yang Terjangkau dan Bersih) untuk menyediakan stabilitas, transparansi, dan keterjangkauan energi bagi seluruh masyarakat.

Kolaborasi Partisipatif



Halaman :

Kata Kunci : PLN bertekad menyalurkan energi bersih dan mewujudkan kolaborasi demi komitmen hijau untuk masa depan Indonesia

Sorotan


Teknologi Oil Separator, Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengolahan Limbah Industri Tambang

Teknologi

Ketegangan Global Dikhawatirkan Meningkat Terkait Mineral Tanah Jarang (REE)

Internasional

Imbas Pembatasan Kuota Produksi, Harga Nikel Diprediksi Naik Signifikan Tahun Ini

Liputan Khusus

Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia

Minyak dan Gas

Presiden Prabowo Tunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebagai Ketua Satgas Hilirisasi

Nasional

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Ironi Ketahanan Energi, Ini Alasan Indonesia Mengimpor Minyak dari Singapura

Ulasan

Energi Panas Bumi Jadi Andalan Bauran EBT Hingga Akhir 2024

Energi

Tambang Batubara di Afghanistan Runtuh, Beberapa Orang Terjebak

Internasional

WALHI Sumbar Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal 600 Juta Per Bulan Kepada Aparat

Nasional

Bekas Tambang Grasberg Dalam Proses Reklamasi, Berapa Dananya?

Lingkungan

Pasang Iklan

Baca Juga

Pemerintah Akan Dorong Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Swasembada Energi

Energi

Ada Dugaan Pelanggaran HAM Dibalik Aktivitas Tambang di Musi Banyuasin, Berikut Kronologinya

Nasional

Di Tengah Gencarnya Transisi Energi, Mengapa Indonesia Masih Pakai Batubara?

Energi

Indonesia dan Kanada Jalin Kerjasama Sektor Mineral Kritis dan Transisi Energi

Nasional

Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun, Mengapa?

Nasional

Pasang Iklan

Berita Lainnya

China Temukan Cadangan Emas Raksasa Berkualitas Tinggi

Internasional

Bahlil Akui Indonesia Masih Impor Nikel Meski Punya Cadangan Terbesar di Dunia, Ada Apa?

Nasional

Kasus Polisi Tembak Polisi Diduga Akibat Lindungi Tambang Ilegal, Penegakan Hukum Harus Transparan

Nasional

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakati Kerjasama Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral

Nasional

Pemerintah Akan Pangkas Izin Sektor Energi Panas Bumi Jadi 5 Hari

Energi

Pasang Iklan