Fashion Brand Season Sale
Fashion Brand Season Sale
Home
»
Internasional
»
Detail Berita


China Temukan Cadangan Emas Raksasa Berkualitas Tinggi

Foto: Ilustrasi emas (Canva)
Pasang Iklan
Oleh : M. Haris Zakiyuddin

Jakarta, Wartatambang.com -- Para ahli geologi di China mengemukakan bahwa mereka telah berhasil menemukan cadangan emas berkualitas tinggi di Wangu, Provinsi Hunan, China. Hal ini disampaikan oleh Biro Geologi Provinsi Hunan (GBHP) pada 20 November 2024 lalu.

Cadangan emas yang ditemukan dinilai sebagai salah satu cadangan emas terbesar di dunia serta paling bernilai secara ekonomi. Cadangan emas tersebut diperkirakan melampaui cadangan emas yang ada di tambang South Deep, Afrika Selatan yang ditemukan pada 2022 dengan nilai 1.025 ton emas.

Dikutip dari LiveScience pada Senin (02/12/2024), para ahli menemukan lebih dari 40 urat emas yang berisikan 330 ton emas pada kedalaman 2.000 meter. Saat menggunakan simulasi pemodelan 3D, para ahli memperkirakan cadangan yang terkandung diwilayah tersebut mencapai 1.100 ton emas.

Para ahli juga menyampaikan bahwa cadangan emas yang ditaksir bernilai 600 miliar yuan atau setara dengan Rp 1.312 triliun tersebut memiliki kualitas maksimum mencapai 138 gram emas per metrik ton. Angka tersebut dinilai relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan tambang emas lainnya di dunia.

Penemuan cadangan emas ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi China agar tak perlu lagi mengimpor bijih emas dari negara lain. Pasalnya selama ini, China mengandalkan impor bijih emas dari beberapa negara seperti Australia dan Afrika Selatan.

Perlu diketahui, dalam laporan Reuters, China sendiri menjadi produsen emas terbesar yang berkontribusi terhadap sekitar 10% hasil emas dunia pada 2023 lalu. Konsumsi China terhadap emas dinilai tiga kali lipat lebih banyak dibanding kemampuan negara tersebut dalam menggali bijih emas.



Halaman :

Kata Kunci : Ahli Geologi China Temukan Cadangan Emas Raksasa Berkualitas Tinggi

Tag Berita :

Sorotan


Teknologi Oil Separator, Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengolahan Limbah Industri Tambang

Teknologi

Ketegangan Global Dikhawatirkan Meningkat Terkait Mineral Tanah Jarang (REE)

Internasional

Imbas Pembatasan Kuota Produksi, Harga Nikel Diprediksi Naik Signifikan Tahun Ini

Liputan Khusus

Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia

Minyak dan Gas

Presiden Prabowo Tunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebagai Ketua Satgas Hilirisasi

Nasional

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Ironi Ketahanan Energi, Ini Alasan Indonesia Mengimpor Minyak dari Singapura

Ulasan

Energi Panas Bumi Jadi Andalan Bauran EBT Hingga Akhir 2024

Energi

Tambang Batubara di Afghanistan Runtuh, Beberapa Orang Terjebak

Internasional

WALHI Sumbar Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal 600 Juta Per Bulan Kepada Aparat

Nasional

Bekas Tambang Grasberg Dalam Proses Reklamasi, Berapa Dananya?

Lingkungan

Pasang Iklan

Baca Juga

Pemerintah Akan Dorong Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Swasembada Energi

Energi

Ada Dugaan Pelanggaran HAM Dibalik Aktivitas Tambang di Musi Banyuasin, Berikut Kronologinya

Nasional

Di Tengah Gencarnya Transisi Energi, Mengapa Indonesia Masih Pakai Batubara?

Energi

Indonesia dan Kanada Jalin Kerjasama Sektor Mineral Kritis dan Transisi Energi

Nasional

Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun, Mengapa?

Nasional

Pasang Iklan

Berita Lainnya

China Temukan Cadangan Emas Raksasa Berkualitas Tinggi

Internasional

Bahlil Akui Indonesia Masih Impor Nikel Meski Punya Cadangan Terbesar di Dunia, Ada Apa?

Nasional

Kasus Polisi Tembak Polisi Diduga Akibat Lindungi Tambang Ilegal, Penegakan Hukum Harus Transparan

Nasional

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakati Kerjasama Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral

Nasional

Pemerintah Akan Pangkas Izin Sektor Energi Panas Bumi Jadi 5 Hari

Energi

Pasang Iklan