Fashion Brand Season Sale
Fashion Brand Season Sale
Home
»
Lingkungan
»
Detail Berita


Regulasi Limbah Berminyak di Industri Pertambangan: Peran Strategis Oil Separator dalam Kepatuhan Hukum

Foto: Salah satu unit mobile oil separator produksi PT Aspros Binareka, Bandung
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Regulasi baku mutu bukan sekadar formalitas. Ketika perusahaan tambang melanggar batas emisi minyak dan lemak, konsekuensinya mencakup:

Sanksi Administratif. Pemerintah memiliki wewenang untuk memberikan sanksi mulai dari teguran tertulis, paksaan pemerintah (perintah untuk melakukan perbaikan), pembekuan izin operasional, hingga pencabutan izin lingkungan atau izin usaha pertambangan. Pembekuan atau pencabutan izin tentu akan menghentikan seluruh aktivitas produksi, menyebabkan kerugian finansial yang masif.

Sanksi Pidana. Lebih jauh, pelanggaran lingkungan dapat berujung pada ancaman pidana. Berdasarkan Pasal 98 hingga Pasal 103 UU No. 32/2009, pelaku pencemaran dapat menghadapi pidana penjara hingga 3 tahun dan denda yang dapat mencapai Rp3 miliar atau bahkan lebih (tergantung tingkat pelanggaran dan dampaknya).

Dampak Reputasi dan Bisnis. Selain sanksi hukum, ketidakpatuhan akan menimbulkan penurunan citra perusahaan yang drastis di mata publik, investor, dan masyarakat lokal. Hal ini dapat berujung pada gangguan operasional akibat protes masyarakat, kesulitan dalam mendapatkan pendanaan atau mitra baru, dan risiko kehilangan kontrak kerja sama dengan pihak yang mengutamakan praktik berkelanjutan.

Inilah yang menjadikan pengendalian limbah berminyak sebagai prioritas strategis bagi setiap perusahaan tambang yang ingin memastikan keberlangsungan dan pertumbuhan usahanya.

Mobile Oil Separator: Solusi Cerdas untuk Kepatuhan yang Fleksibel



Halaman :

Kata Kunci : Regulasi Limbah Berminyak di Industri Pertambangan, Mobile oil separator modifikasi desain dari API Oil Separator atau CPI Oil Separator

Sorotan


Teknologi Oil Separator, Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengolahan Limbah Industri Tambang

Teknologi

Ketegangan Global Dikhawatirkan Meningkat Terkait Mineral Tanah Jarang (REE)

Internasional

Imbas Pembatasan Kuota Produksi, Harga Nikel Diprediksi Naik Signifikan Tahun Ini

Liputan Khusus

Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia

Minyak dan Gas

Presiden Prabowo Tunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebagai Ketua Satgas Hilirisasi

Nasional

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Ironi Ketahanan Energi, Ini Alasan Indonesia Mengimpor Minyak dari Singapura

Ulasan

Energi Panas Bumi Jadi Andalan Bauran EBT Hingga Akhir 2024

Energi

Tambang Batubara di Afghanistan Runtuh, Beberapa Orang Terjebak

Internasional

WALHI Sumbar Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal 600 Juta Per Bulan Kepada Aparat

Nasional

Bekas Tambang Grasberg Dalam Proses Reklamasi, Berapa Dananya?

Lingkungan

Pasang Iklan

Baca Juga

Pemerintah Akan Dorong Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Swasembada Energi

Energi

Ada Dugaan Pelanggaran HAM Dibalik Aktivitas Tambang di Musi Banyuasin, Berikut Kronologinya

Nasional

Di Tengah Gencarnya Transisi Energi, Mengapa Indonesia Masih Pakai Batubara?

Energi

Indonesia dan Kanada Jalin Kerjasama Sektor Mineral Kritis dan Transisi Energi

Nasional

Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun, Mengapa?

Nasional

Pasang Iklan

Berita Lainnya

China Temukan Cadangan Emas Raksasa Berkualitas Tinggi

Internasional

Bahlil Akui Indonesia Masih Impor Nikel Meski Punya Cadangan Terbesar di Dunia, Ada Apa?

Nasional

Kasus Polisi Tembak Polisi Diduga Akibat Lindungi Tambang Ilegal, Penegakan Hukum Harus Transparan

Nasional

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakati Kerjasama Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral

Nasional

Pemerintah Akan Pangkas Izin Sektor Energi Panas Bumi Jadi 5 Hari

Energi

Pasang Iklan