Fashion Brand Season Sale
Fashion Brand Season Sale
Home
»
Energi
»
Detail Berita


Sering Jadi Rebutan Banyak Negara, Berikut 5 Tambang Uranium Terbesar di Dunia

Foto: Ilustrasi tambang uranium (www.ilmutambang.com)
Pasang Iklan
Oleh : M. Haris Zakiyuddin

Semarang, Wartatambang.com — Uranium merupakan salah satu elemen penting dalam perkembangan dunia modern saat ini, terutama karena perannya dalam industri energi nuklir.

Sebagai bahan baku utama untuk reaktor nuklir, uranium juga digunakan dalam pembuatan senjata nuklir. Meski demikian, sebagian besar uranium yang diproduksi saat ini dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui reaktor nuklir yang tersebar di berbagai negara.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan energi bersih dan berkelanjutan, permintaan akan uranium diprediksi terus tumbuh. Berikut adalah lima tambang uranium terbesar di dunia yang memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan global.

Tambang Cigar Lake (Kanada)

Berlokasi di Saskatchewan, Kanada, Cigar Lake merupakan tambang dengan kadar uranium tertinggi di dunia. Tambang ini dimiliki oleh Cameco (54,547%), salah satu perusahaan tambang uranium terbesar di dunia, bersama dengan Orano Kanada (40,453%), serta TEPCO (5%).

Produksi di Cigar Lake pada tahun 2023 mencapai 15,1 juta pon uranium, yang menyumbang persentase signifikan dari produksi uranium global. Pada tahun 2023, tambang ini diklaim memiliki cadangan uranium terbukti sebesar 338,1 ribu ton dan cadangan yang diperkirakan sebesar 217,5 ribu ton uranium.

Tambang ini pertama kali mulai beroperasi pada 2014 dan mengandalkan teknologi pertambangan canggih karena lokasi uranium berada jauh di bawah permukaan tanah yang kaya air.

Tambang Husab (Namibia)

Tambang uranium Husab di Namibia dikenal sebagai salah satu tambang uranium terbesar di dunia berdasarkan kapasitas produksinya.

Terletak di dekat Swakopmund, tambang ini dioperasikan oleh Swakop Uranium, dan kemudian diakusisi oleh perusahaan asal Tiongkok, China Guangdong Nuclear Power Company (CGNPC) dan perusahaan asal Namibia, Epangelo Mining.

Dengan kapasitas produksi sekitar 6.800 ton uranium per tahun atau setara dengan 15 juta pon uranium, tambang Husab berperan strategis dalam pasokan uranium global, khususnya untuk kebutuhan reaktor nuklir di Tiongkok. Tambang ini juga merupakan salah satu sumber utama uranium di benua Afrika.

Tambang Husab sendiri diperkirakan memiliki cadangan uranium sebesar 280 juta ton dengan daya tahan sekitar 20 tahun waktu penambangan.

Tambang Olympic Dam (Australia)

Terletak di wilayah Australia Selatan, Olympic Dam adalah tambang multi-mineral yang tak hanya menghasilkan uranium, tetapi juga tembaga, emas, dan perak.

Dimiliki oleh raksasa pertambangan BHP, Olympic Dam memiliki cadangan uranium yang sangat besar dan berpotensi menjadi salah satu tambang uranium terbesar di dunia dalam hal kapasitas cadangan. Produksi uranium dari Olympic Dam berkisar pada angka 3.364 ton per tahun (2019). Tambang ini juga disinyalir memiliki cadangan bijih uranium sebesar 261.000 ton.

Olympic Dam berkontribusi pada sektor energi dan pertambangan Australia yang kuat serta memainkan peran penting dalam ekspor mineral negara tersebut.

Tambang Ranger (Australia)

Tambang Ranger adalah tambang uranium utama lainnya di Australia yang berlokasi di wilayah Northern Territory. Tambang ini dimiliki oleh Energy Resources of Australia (ERA), yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Rio Tinto, perusahaan pertambangan multinasional.

Selama puluhan tahun, Ranger telah menghasilkan sejumlah besar uranium untuk pasar dunia, meskipun produksinya telah menurun sejak beberapa tahun terakhir.

Pada masa kejayaannya, tambang ini menghasilkan sekitar 3.000 ton uranium per tahun, namun kegiatan penambangan di lokasi ini dihentikan pada 2021 karena menipisnya cadangan yang tersisa setelah beroperasi selama 40 tahun.

Perusahaan pertambangan multinasional, Rio Tinto, saat ini mengambil alih pelaksanaan rehabilitasi lahan bekas tambang uranium Ranger.

Tambang Inkai (Kazakhstan)

Kazakhstan adalah salah satu negara penghasil uranium terbesar di dunia. Tambang Inkai sendiri, yang dioperasikan oleh perusahaan Kazatomprom (60%) dan Cameco (40%), menjadi salah satu sumber utama produksi uranium global.

Tambang yang berlokasi di wilayah Kazakhstan selatan ini memiliki kapasitas produksi sekitar 4.000 ton uranium per tahun. Pada tahun 2013, cadangan uranium terbukti dan yang diperkirakan ada pada angka 59,7 juta ton.

Kazakhstan sebagai negara dengan cadangan uranium yang besar sangat bergantung pada pertambangan seperti Inkai untuk memenuhi permintaan pasar global.

Permintaan tersebut terutama dari negara-negara yang menggunakan energi nuklir sebagai salah satu sumber energi utama negara mereka.

Peran Penting Tambang Uranium

Beberapa tambang uranium terbesar di dunia tersebut tentu memainkan peran penting dalam pemenuhan kebutuhan global akan energi nuklir seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap energi bersih dan rendah emisi.

Meskipun tambang uranium seperti Ranger di Australia telah menghentikan operasinya, peran tambang-tambang uranium besar lainnya di berbagai belahan dunia akan terus menjadi faktor penting dalam industri energi nuklir.

Halaman :

Kata Kunci : Lima Tambang Uranium Terbesar di Dunia

Tag Berita :

Sorotan


Teknologi Oil Separator, Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengolahan Limbah Industri Tambang

Teknologi

Ketegangan Global Dikhawatirkan Meningkat Terkait Mineral Tanah Jarang (REE)

Internasional

Imbas Pembatasan Kuota Produksi, Harga Nikel Diprediksi Naik Signifikan Tahun Ini

Liputan Khusus

Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia

Minyak dan Gas

Presiden Prabowo Tunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebagai Ketua Satgas Hilirisasi

Nasional

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Ironi Ketahanan Energi, Ini Alasan Indonesia Mengimpor Minyak dari Singapura

Ulasan

Energi Panas Bumi Jadi Andalan Bauran EBT Hingga Akhir 2024

Energi

Tambang Batubara di Afghanistan Runtuh, Beberapa Orang Terjebak

Internasional

WALHI Sumbar Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal 600 Juta Per Bulan Kepada Aparat

Nasional

Bekas Tambang Grasberg Dalam Proses Reklamasi, Berapa Dananya?

Lingkungan

Pasang Iklan

Baca Juga

Pemerintah Akan Dorong Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Swasembada Energi

Energi

Ada Dugaan Pelanggaran HAM Dibalik Aktivitas Tambang di Musi Banyuasin, Berikut Kronologinya

Nasional

Di Tengah Gencarnya Transisi Energi, Mengapa Indonesia Masih Pakai Batubara?

Energi

Indonesia dan Kanada Jalin Kerjasama Sektor Mineral Kritis dan Transisi Energi

Nasional

Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun, Mengapa?

Nasional

Pasang Iklan

Berita Lainnya

China Temukan Cadangan Emas Raksasa Berkualitas Tinggi

Internasional

Bahlil Akui Indonesia Masih Impor Nikel Meski Punya Cadangan Terbesar di Dunia, Ada Apa?

Nasional

Kasus Polisi Tembak Polisi Diduga Akibat Lindungi Tambang Ilegal, Penegakan Hukum Harus Transparan

Nasional

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakati Kerjasama Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral

Nasional

Pemerintah Akan Pangkas Izin Sektor Energi Panas Bumi Jadi 5 Hari

Energi

Pasang Iklan