Fashion Brand Season Sale
Fashion Brand Season Sale
Home
»
Sustainability
»
Detail Berita


Pemerintah Dorong Pemanfaatan EBT untuk Smelter dalam Upaya Pengurangan Emisi Industri

Foto: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (Instagram @bahlillahadalia)
Pasang Iklan
Oleh : M. Haris Zakiyuddin

Jakarta, Wartatambang.com — Sebagai upaya mengurangi emisi karbon pada sektor industri, pemerintah Indonesia mendorong penerapan energi baru dan terbarukan (EBT) pada fasilitas smelter.

Hal ini diharapkan mampu mendukung target nasional dalam rangka penurunan emisi gas rumah kaca yang mana Indonesia sendiri memiliki komitmen untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2060.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan. Pemanfaatan EBT pada smelter bukan hanya membantu mengurangi dampak terhadap lingkungan, namun juga meningkatkan efisiensi energi dalam proses produksi.

Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM menerangkan bahwa saat ini terjadi pergeseran perspektif dalam industri global ke arah industri hijau. Karena itu, ia menyebutkan bahwa Indonesia saat ini sudah mulai melakukan “insaf” bertahap.

“Karena dulu kita berpikir tentang mencari uang dengan cepat tanpa memperhatikan proses lingkungan dengan baik,” ucap Bahlil dalam kegiatan Kumparan Green Initiative Conference di Jakarta pada Rabu (25/09/2024), dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM.

Bahlil menambahkan, pemerintah berencana untuk membuat peraturan yang berkaitan dengan pemanfaatan EBT dalam industri di smelter secara bertahap, yang mana sebelumnya menggunakan batubara sebaga sumber energi.

Dalam upaya mewujudkan hal terebut, Bahlil juga menuturkan bahwa ia tengah berdiskusi dengan pemilih smelter di Weda Bay untuk penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dalam pengelolaan nikel di lahan bekas tambang mulai 2025.

“Puncaknya, nanti ditahun 2030 minimal 60-70% mereka sudah bisa melakukan konversi memakai energi terbarukan,” tambah Bahlil.

Nantinya smelter-smelter yang memiliki produk turunan hingga Nickel Pig Iron (NPI) akan diberi syarat khusus, yaitu penggunaan EBT, atau menggunakan energi dari gas bumi.

Meskipun upaya ini akan memiliki nilai investasi yang lebih mahal, menurutnya hal ini dapat ditutupi dengan harga produk yang lebih mahal dibanding penggunaan energi batubara atau fosil.

Halaman :

Kata Kunci : Pemerintah Dorong Pemanfaatan EBT untuk Smelter dalam Upaya Pengurangan Emisi pada Sektor Industri

Sorotan


Teknologi Oil Separator, Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengolahan Limbah Industri Tambang

Teknologi

Ketegangan Global Dikhawatirkan Meningkat Terkait Mineral Tanah Jarang (REE)

Internasional

Imbas Pembatasan Kuota Produksi, Harga Nikel Diprediksi Naik Signifikan Tahun Ini

Liputan Khusus

Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia

Minyak dan Gas

Presiden Prabowo Tunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebagai Ketua Satgas Hilirisasi

Nasional

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Ironi Ketahanan Energi, Ini Alasan Indonesia Mengimpor Minyak dari Singapura

Ulasan

Energi Panas Bumi Jadi Andalan Bauran EBT Hingga Akhir 2024

Energi

Tambang Batubara di Afghanistan Runtuh, Beberapa Orang Terjebak

Internasional

WALHI Sumbar Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal 600 Juta Per Bulan Kepada Aparat

Nasional

Bekas Tambang Grasberg Dalam Proses Reklamasi, Berapa Dananya?

Lingkungan

Pasang Iklan

Baca Juga

Pemerintah Akan Dorong Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Swasembada Energi

Energi

Ada Dugaan Pelanggaran HAM Dibalik Aktivitas Tambang di Musi Banyuasin, Berikut Kronologinya

Nasional

Di Tengah Gencarnya Transisi Energi, Mengapa Indonesia Masih Pakai Batubara?

Energi

Indonesia dan Kanada Jalin Kerjasama Sektor Mineral Kritis dan Transisi Energi

Nasional

Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun, Mengapa?

Nasional

Pasang Iklan

Berita Lainnya

China Temukan Cadangan Emas Raksasa Berkualitas Tinggi

Internasional

Bahlil Akui Indonesia Masih Impor Nikel Meski Punya Cadangan Terbesar di Dunia, Ada Apa?

Nasional

Kasus Polisi Tembak Polisi Diduga Akibat Lindungi Tambang Ilegal, Penegakan Hukum Harus Transparan

Nasional

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakati Kerjasama Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral

Nasional

Pemerintah Akan Pangkas Izin Sektor Energi Panas Bumi Jadi 5 Hari

Energi

Pasang Iklan